Tampilkan postingan dengan label Ide on Bizz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ide on Bizz. Tampilkan semua postingan

Nasi Kucing a.k.a Angkringan a.k.a Hik a.k.a Koboy (Modal Rp. 1.500.000,- s/d Rp. 2.000.000,-)





Ada tiga pertanyaan tentang makan yang mewakili tipe kelas sosial dalam dunia kita.
1. makan apa kita hari ini?

2. makan di mana kita hari ini?
3. makan siapa kita hari ini?
Tebak sendiri, ditingkat mana Anda saat ini.

Susu Kedelai : Dapat Duit Dari Dapur (Modal Rp. 60.000 - Rp.100.000)





Sebenarnya, apapun dapat kita manfaatkan. (ideonair)






Salah satu peluang usaha yang mudah pemrosesannya adalah membuat susu kedelai. Sudah lama kita mengetahui bahwa kandungan susu kedelai tidak kalah dengan bahkan katanya sebanding susu sapi.


Beternak Lele (Modal Rp. 300.000 - Rp. 500.000)



Berternaklah dengan Cinta, maka engkau akan dapat balasannya. (ideonair)



ikan lele mempunyai beberapa nama daerah, antara lain: ikan kalang (Padang), ikan maut (Gayo, Aceh), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makasar), ikan cepi (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedang di negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), ikan keli (Malaysia), gura magura (Srilangka), ca tre trang (Jepang). Dalam bahasa Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish. Hewan yang di Amerika Serikat disebut Cat Fish ini benar-benar berpotensi memuaskan hobi memelihara binatang dan mendatangkan pemasukan tambahan bagi Anda.

Budidaya Jamur Tiram




Berbeda dengan jamur merang yang perlu ruangan tertutup dan hangat serta kedap udara, jamur tiram tidak memerlukan suhu tertentu atau ruang kedap udara. “Pada suhu biasa, jamur tiram bisa tumbuh dengan baik,” lanjutnya. Jamur tiram yang umum dikembangkan untuk budidaya biasanya berwarna putih, sementara warna coklat dan merah muda tidak. Menyoal rasa dari jamur tersebut, ungkap Parman, tergantung medianya. Sementara itu, untuk menghasilkan jamur sesuai warnanya tergantung pada warna asal bibit yang ditanam.-niek
Cermati Ciri-ciri Jamur Beracun
SECARA umum, jamur termasuk dalam jenis sayuran yang mengandung sedikit sekali protein dan hidrat arang, seperti halnya kangkung, ketimun, kool, kembang kool, tauge, sawi. “Karena kandungan kalorinya rendah, jamur boleh dimakan sekehendak atau bebas tanpa memperhitungkan banyaknya,” kata Ni Nyoman Widarmini, S.K.M. Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum, Mataram.

“Tentunya, jamur yang boleh dimakan atau tidak beracun,” ungkap Ir. Parman, Ph.D. Menurutnya, jamur tiram, yang berkembang dibudidayakan hingga saat ini adalah jamur tiram putih, coklat dan merah muda. Jamur ini, tumbuh di kayu yang mengalami pelapukan atau yang sudah mati, tumbuh pula di ilalang, sampah tebu dan sampah sagu.
Jamur tersebut tidak beracun dan boleh dimakan. Jamur yang tergolong beracun dan tidak dapat dikonsumsi, lanjutnya, jika jamur tiram misalnya, tumbuh di kayu yang masih hidup, tumbuh di bangkai, kotoran ayam atau binatang ternak. “Jika termakan, jamur jenis ini akan menyebabkan keracunan dan dalam konsentrasi racun tinggi dan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya.
Ciri-ciri jamur beracun antara lain, umumnya tangkai payungnya bergelang atau terdapat lingkaran menyerupai cincin. Tapi, katanya, tidak semua yang bergelang merupakan jamur beracun. Selain itu, aroma jamur akan terasa berbau sangat tajam, jika dipotong terdapat cairan kekuning-kuningan dan berlendir. “Jika terdapat tanda-tanda tersebut, sebaiknya jamur ini jangan dikonsumsi,” saran Parman. Jamur ini biasanya tumbuh liar, sementara jamur yang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi tentunya jamur yang tidak beracun, jadi tidak perlu khawatir membeli jamur apalagi yang sudah dalam kemasan.
Selain dikonsumsi dalam keadaan segar, jamur juga kerap dikonsumsi setelah mengalami pengeringan untuk pengawetan. Menurut Nyoman, antara jamur segar dan jamur kering terdapat perbedaan kalori yang dikandungnya. Jamur segar dalam 100 gram di dalamnya terdapat 15 kalori, protein 3,8 gram, lemak 0,6 gr, karbohidrat 0,9 gr, kalsium 3 mg, zat besi 1,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan vitamin C 5 mg.
Sedangkan pada 100 gram jamur kering terdapat 128 kalori, protein 16 gram, lemak 0,9 gr, karbohidrat 64,6 mg, kalsium 51 mg, zat besi 6,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan tidak mengandung vitamin C. “Jamur segar maupun jamur kering keduanya tidak mengandung vitamin A,” ujar Nyoman yang sudah 15 tahun bekerja di Instalasi Gizi ini. – niek
Belum Mampu Memenuhi Permintaan
BUDIDAYA jamur tiram dengan memanfaatkan limbah gergajian kayu yang dilakukan Mahrup, bisa dijadikan alternatif usaha yang mempunyai prospek sangat baik. Selain memakai bahan yang mudah dan murah, Mahrup juga membuat sendiri bibit induk dan bibit sebar jamur tiram ini, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bibit.
Dalam waktu dua setengah bulan bibit tersebut sudah dapat dipakai, lebih cepat ketimbang proses yang selama ini dikenal yang memakan waktu sekitar empat bulan. Membuat bibit induk dan bibit sebar jamur tiram dilakukan dengan menyediakan media antara lain dedak halus dan tepung jagung yang dicampur dan ditambahkan air lalu dibuat adonan atau pasta (perbandingan 2:1). Media tanam dipres dengan alat pres yang direkayasa sendiri.
Proses perawatan hingga panen dalam budidaya jamur tiram ini juga cenderung gampang. Setelah polybag-polybag dingin, bibit jamur tiram dimasukkan satu sendok di bagian atasnya dan disimpan dalam ruang inkubasi. Jumlah bibit yang dimasukkan tidak akan berpengaruh pada berat jamur yang dihasilkan melainkan proses keluarnya jamur bisa lebih cepat, kata Mahrup. Lama kelamaan, polybag-polybag tersebut nantinya akan kelihatan memutih di seluruh permukaannya. “Jika sudah putih semua, polybag tersebut dapat dipindahkan ke ruang produksi,” ujar Mahrup.
Dalam ruang produksi, perawatan sederhana dimulai dengan membersihkan ruangan tiap pagi serta menyemprot polybag dengan air untuk tetap menjaga kelembaban ruangan serta merangsang tumbuhnya jamur tiram. Agar proses tumbuhnya jamur cepat, maka kapas penutup mulut polybag dibuka beberapa sebelum jamur keluar. Dalam waktu 15 hari dalam ruang produksi, jamur akan terlihat bermunculan, keluar dari mulut-mulut polybag. Tidak lama setelah itu, selang tiga hari kemudian jamur tiram pun mekar dan panen pertama pun bisa dimulai.
Selain menjual jamur segar, Mahrup juga menyediakan polybag-polybag berisi jamur tiram berumur sehari untuk dijual. “Artinya, kami menjual jamur yang sudah keluar dan kemungkinan sudah tidak lagi terkontaminasi,” katanya. Untuk pemasaran polybag jamur siap panen ini, Mahrup memakai sistem mitra, mereka yang sengaja membeli polybag-polybag jamur siap panen tersebut. Sampai saat ini, ia memiliki setidaknya enam mitra yang rutin mengambil masing-masing 200 polybag tiap bulannya. Di samping itu, pemasaran dilakukan di pasar-pasar tradisional sekitar Mataram.
Permintaan akan jamur siap panen dalam polybag tersebut, menurutnya, sangat tinggi, hanya saja ia belum mampu menyediakannya. Tahun 2005 ini ia telah membuat bibit lebih banyak dari biasanya, serta sedang melakukan proses percobaan pada kemungkinan bisa menambah berat jamur tiram saat dipanen setidaknya dua ons. Di rumahnya, tempat budidaya jamur tiram sampai saat ini, Mahrup telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa tentang budidaya jamur tiram juga sebagai tempat PKL, sumber bahan penelitian dan konsultasi teknologi serta menjadi tempat tujuan agrowisata yang sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di NTB.
sumber :
www.cybertokoh.com
permimalang.wordpress


Usaha Modal Photoshop : Tidak Perlu Ahli




Ketika membuka usaha, kita perlu mencontoh pikiran stuntman, bukan ekonom. (ideonair)



Niat pertama saya, mencari-cari peluang usaha yang minim modal, kalau bisa ya tidak pakai modal lah... Setelah Googling hingga "blusukan" ke mana-mana (jadi inget lagunya Mbah Surip, anak saya hapal yang bagian "kemana-mana"), saya dipertemukan dengan sebuah situs yang menurut saya agak aneh,

namanya www.lukisfoto.com. Mengapa saya katakan aneh, karena sejak saya mengenal komputer hingga sekarang ini, belum pernah terbersitpun dalam otak saya, bakal ada usaha sketsing digital seperti ini. Apapun akhirnya komentar Anda setelah mengklik situs tersebut, namun saya tetap mengatakan kepada pemilik situs ini, sebagai salah satu usaha yang berani, meskipun saya kurang tahu prospektif atau tidaknya. Toh, prospektif atau tidak sebenarnya bisa diciptakan, tergantung dari seberapa cerdas kita menjualnya.
Situs ini menjual jasa dengan membuat sketsa dari sebuah foto secara digital yang diklaim oleh pemiliknya mempunyai harga yang cukup murah. Ya, cukup murah..., tidak boleh protes dengan harga yang dipatok Rp. 80.000,- per sketsa. Bila kita pintar mencari level konsumen, harga tersebut memang bisa dikatakan cukup murah.

Bagaimana, Anda tertarik membuka usaha seperti ini?

Proposal Pendirian TK











Mimpi saya adalah mendirikan sebuah TK/paud dengan berbasis multimedia dengan harga yang terjangkau. Menurut saya penggunaan teknologi multimedia akan lebih memberikan banyak manfaat untuk anak-anak.


download proposal di sini

Contoh Proposal Sponsorship Majalah Gratis

Beberapa hal penting yang menjadi latar belakang pembuatan proposal ini adalah :
  • Kurangnya publikasi buku-buku baru yang diterbitkan penerbit-penerbit, khususnya penerbitan di wilayah Yogyakarta.
  • Adanya kecenderungan penerbit untuk meminimalisasi text overview di belakang buku, hal ini menyulitkan pembaca buku untuk mengetahui isi buku karena biasanya buku dipasarkan dalam keadaan terlaminasi. Pembaca tak akan bisa menilai sebuah buku hanya karena cover yang bagus, karena pada dasarnya cover buku yang bagus tidak selamanya mempunyai content isi yang bagus. Don’t judge a book by its cover.
  • Peminat buku selama ini mengetahui perkembangan buku-buku baru hanya lewat event-event khusus seperti dalam event pameran buku. Hal ini menyebabkan peminat buku kurang dapat mengikuti perkembangan buku-buku baru yang diterbitkan.
  • Terdapat banyak penerbitan yang rata-rata menerbitkan buku baru lebih dari 2 judul buku baru per bulan.
Modal :
  • Kemampuan setting layout dan grafis
  • Kemampuan jurnalistik menjadi point plus
  • Rp. 50.000,- untuk memperbanyak proposal

Tempat Prospektif :
  • Penerbitan
  • Usaha-usaha yang berhubungan dengan buku
  • Usaha-usaha yang berhubungan dengan percetakan
  • Usaha-usaha yang berhubungan dengan target pemasaran majalah
Download Contoh Proposal Sponsorship Majalah Gratis di sini

Contoh Proposal Outsourcing IT dan Elektronik

Untuk Anda yang mempunyai kemampuan di bidang IT, tidak ada salahnya mencoba usaha ini. Contoh proposal ini jelas masih bisa ditambah atau dikurangi disesuaikan dengan kemampuan Anda

Modal :
  • nekat
  • Rp. 50.000,- buat memperbanyak proposal

Tempat Prospektif :
  • Instansi kecil yang barusan di buka
  • Instansi pendidikan kecil
  • Perusahaan saudara atau teman
  • Instansi yang di dalamnya kita punya kenalan


download contoh proposal di sini



Memulai Usaha : Sebuah Dialog Imajiner


Jangan terlalu banyak pertimbangan
Lakukan saja. (ideonair)

Ciri seorang pecundang dapat terlihat dari cara seseorang mengungkapkan alasan. (ideonair)










Apa lagi yang ditunggu? ayo jangan terpuruk oleh keadaan, jangan lemot, jangan banyak pertimbangan, lakukan sesuatu untuk bangun dan mulai usaha. Layaknya orang bangun tidur, tidak perlu langsung loncat dan push-up. Lihat-lihat dulu, lihat waktu, lihat sekeliling...
Ok sudah siap? ...
Apa yang pertama kali terbayang dan menjadi pertanyaan ketika hendak memulai sebuah usaha? macam-macam ya? so mari kita bahas satu persatu dengan model tanya jawab :
T : Usaha apa yang cocok bagi saya?
J : Banyak usaha yang cocok, namun mungkin ada 1 yang paling cocok dengan Anda. Jenis usaha yang sesuai dengan hobby merupakan salah satu pertimbangan terbaik.

T: Saya tidak punya hobby yang mendalam dan tidak punya ketrampilan apa-apa
J: Berarti Anda bisa memulai usaha di bidang jual beli..
T: Kok jual-beli? aku kan gak punya pengalaman marketing
J: Mosok? bukankah seluruh hidup anda merupakan proses sebuah jual-beli? waktu kecil Anda ingin mainan, maka Anda menjual tangisan, rengekan kepada ayah dan mendapatkan mainan tersebut. Waktu Ujian, Anda menjual proses belajar dan mendapatkan nilai. Waktu menikah, Anda menjual pesona dan mendapatkan istri, serta banyak lagi contoh dalam hidup Anda. Anda ini hidup karena proses jual beli mas...

T: Ya, kalau begitu saya mau jualan...Tapi saya gak punya modal, rumah tidak punya, tidak ada yang bisa buat jaminan...oh malang benar nasibku..
J: Anda punya uang berapa?
T: (sambil merogoh-rogoh ke semua saku dan hanya menemukan 1 lembar limaribuan lusuh) ...Rp. 5000,- ...
J: Beli 2 buah air kemasan setengah literan kemudian jual di perempatan jalan dengan harga sebuah Rp. 3.500,-. Kalau terjual semua Anda berarti bisa membeli lagi 2 botol setengah literan ditambah 1 botol seperempat literan dan masih ada sisa beberapa ratus. Anda teruskan saja...
T: lah, oom...meski cuma punya uang limaribu begini tapi aku ini masih tergolong ningrat, oom... malu dong ah...mosok jual di perempatan jalan...
J: lha, maunya Anda yang bagaimana?
T: yang keren dong, sambil duduk-duduk, ngopi, udad-udud, dapet duit...
J: Blogging aja ...
T: wah...mau-mau, pinjemkomputer Sampeyan ya, ntar tolong dibayarin listrik sama bea ngenetnya..asik..(sambil cengar-cengir dan menggosok-gosokkan kedua tangannya)
......................prakkkk................................!!!!