Nasi Kucing a.k.a Angkringan a.k.a Hik a.k.a Koboy (Modal Rp. 1.500.000,- s/d Rp. 2.000.000,-)





Ada tiga pertanyaan tentang makan yang mewakili tipe kelas sosial dalam dunia kita.
1. makan apa kita hari ini?

2. makan di mana kita hari ini?
3. makan siapa kita hari ini?
Tebak sendiri, ditingkat mana Anda saat ini.

Tidak peduli dengan pertanyaan di atas, usaha berjenis pengganjal perut ini memang terkenal paling bandel dalam cara bertahannya melawan kondisi ekonomi baik ekonomi lagi seret maupun lagi  seret banget.( kondisi ekonomi di Indonesia yang saya tahu selama saya hidup) Keistimewaan lain dari usaha ini adalah tidak mengenal adanya kasta, suku, agama dan ras. Semuanya memadu dalam kursi-kursi panjang dengan pelindung terpal kombinasi biru dan oranye.


Secara definisi, nasi kucing adalah cara penyajian nasi bungkus yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan "nasi kucing" karena disajikan dalam porsi yang (sangat) sedikit, seperti menu untuk pakan kucing. Nasi kucing adalah sebentuk nasi rames, dengan menu bermacam-macam: oseng tempe, sambal teri, babat, bandeng, usus, kepala atau cakar ayam serta sate telur puyuh, yg semakin nikmat kalau dibakar dahulu sebentar sebelum disajikan.



Menurut saya, memulai bisnis angkringan bukan sebuah ide bodoh dan memalukan, karena faktanya, bila dengan sedikit siasat, bukan tidak mungkin usaha ini lebih menguntungkan daripada usaha lainnya.

mari kita berhitung,

Modal :
           -gerobak angkringan + terpal                                 Rp. 1.000.000,-
           -Peralatan
                           Gelas cangklong
                           Gelas biasa
                           Cerek
                           Wadah makanan 
                           Ember
                           Total peralatan                                       Rp.    500.000,-
              Biaya Total                                                         Rp. 1.500.000,-

Strategi :

Cari waktu dan tempat yang strategis. Banyak yang hanya buka siang hari sampai sore, ini biasanya disekitar para pekerja proyek, buruh dan pegawai-pegawai toko. Meskipun lebih jarang daripada yang buka pada malam hari. Banyaknya warung kucing yang buka pada malam hari karena memanfaatkan orang-orang yang ingin kongkow di malam hari. Salah satu kelebihan warung angkringan ini adalah memberikan waktu dan tempat yang pas buat ngobrol selama mungkin, selagi mereka masih bisa menghandle rasa sungkan.

Buat sesuatu yang beda. Beri fasilitas hotspot, atau beri menu yang berbeda dan sedikit aneh tapi diyakini enak, jaga kebersihan.

Bila sudah mapan dan stabil, Anda bisa membuka cabang warung sejenis.

Laba :

Menurut hasil dari perbincangan saya dengan para penjual warung ini, penghasilan mereka bisa mencapai bersih Rp. 40.000,- s/d Rp. 100.000,- perhari.

sebuah usaha yang patut diperhitungkan bukan?
                                                                                  
                                                      
                           




7 komentar:

Ted mengatakan...

Makasih idenya :) boleh juga jadi bahan pertimbangan

penghuni60 mengatakan...

hmm, blh jg tuh,thnks ya...

saatnya anak muda berbicara mengatakan...

wooh boleh juga idenya thanks. suskses yaa

ilmi mengatakan...

haduuuh bikin ngiler. di jkt nasi kucing dmn ya?

btw bentuknya lucu

kariayam mengatakan...

makasih info nya gan
lagi pengen buka usaha kecil2an ke' nya pas neh :)

Masterbet88 Grand Opening Promo Bonus 50% Sportsbook dan Casino Online mengatakan...

Lucu banget ya

Addin Adhika mengatakan...

Di Jl. Musyawarah no.3 depan rumah makan bude party ragunan - jaksel ada angkringan/ wedangan.
www.wedanganjoglosemar.com

Posting Komentar